Dalam suatu kesempatan, saya dihadapkan dengan beberapa pilihan mengenai kegiatan-kegiatan yang saya ikuti. Semua menurut saya penting, tetapi jika dijalankan semua, waktu saya akan terbuang sia-sia, karena kegiatan-kegiatan tersebut tidak memiliki keuntungan yang terlalu signifikan Hal ini kemudian membuat saya bingung, karena akan menjadi serba salah ketika saya kemudian melakukan semua kegiatan tetapi hanya setengah dari kemampuan saya yang dapat saya berikan untuk masing-masing kegiatan tersebut, dan ketika saya kemudian memilih beberapa kegiatan saja, padahal kegiatan lainnya mungkin akan memiliki manfaat yang akan jauh lebih besar.
Orangtua (termasuk Papa) saya kemudian mengajarkan bagaimana membuat skala prioritas. Dengan skala prioritas, saya dapat menentukan mana kegiatan yang paling penting diantara beberapa kegiatan yang ingin saya ikuti, kemudian menjalani kegiatan dengan skala prioritas yang tinggi, dan melepaskan kegiatan dengan skala prioritas yang rendah. Dengan demikian, kegiatan-kegiatan yang saya ambil dapat diambil manfaatnya semaksimal mungkin.
Apa itu skala prioritas? Skala prioritas adalah daftar urutan mengenai kepentingan manusia yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Skala prioritas berfungsi sebagai sarana untuk menentukan pilihan dari beberapa opsi yang kita miliki. Contoh diatas merupakan salah satu dari banyak contoh mengenai penggunaan skala prioritas. Penggunaan skala prioritas yang lainnya adalah ketika kita ingin membeli suatu barang (contoh: buku, laptop, televisi, kulkas).
Dalam membeli suatu barang, kita dihadapkan kepada sedikitnya dana yang kita miliki, sehingga kemudian kita harus menentukan barang mana yang akan kita beli terlebih dahulu. Pasti, pada saat kita memikirkan barang mana yang paling penting diantara barang-barang yang penting tersebut, akan ada kebingungan ketika kita merasa bahwa semua barang itu paling penting diantara barang-barang lainnya. Nah, disinilah skala prioritas digunakan. Dengan skala prioritas, kita dapat menentukan, apakah barang A sangat saya perlukan sekarang atau mungkin barang B belum urgen untuk digunakan sekarang sehingga dapat dibeli di lain waktu dst.
Pada intinya, skala prioritas memudahkan kita dalam menentukan pilihan yang sekiranya dianggap sulit. Skala prioritas juga membantu kita untuk menyadari, bahwa pilihan-pilihan yang kita miliki mempunyai urgensi yang berbeda-beda, sesuai dengan kebutuhan kita saat itu.
Sekian untuk skala prioritas, karena saya menulisnya, mungkin mulai saat ini saya harus membuat skala prioritas terhadap beberapa masalah yang sedang dihadapi.
Salam Optimis!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar